Fujifilm X-T100 Bidik Pengguna Kamera DSLR untuk Pindah ke Mirrorless

Fujifilm X-T100 Bidik Pengguna Kamera DSLR untuk Pindah ke Mirrorless

Fujifilm X-T100

Sekarang ini perkembangan teknologi kamera smartphone maju sangat pesat. Mungkin dalam benak anda ada pertanyaan apakah kita masih membutuhkan kamera digital, sementara dengan majunya perkembangan teknologi berbagai aplikasi bisa anda temukan di dalam smart phone. Bukan hanya anda saja, saya juga sempat berfikir seperti itu, apakah masih membutuhkan kamera? Dan bagaimana dengan keberadaan kamera, apakah masih ada di pasaran atau akan hilang. Namun semua pertanyaan itu terjawab sudah ternyata kamera tetap diminati pengguna. Ternyata di saat saya traveling hasil foto jauh berbeda antara kamera dengan kamera hand phone. Kesulitan memoto menggunakan hand phone salah satunya yaitu ketika memotret dalam cahaya temaram.

Fujifilm X-T100

Jadi kesimpulannya kita tetap membutuhkan kamera walaupun teknologi kamera smartphone terus berkembang, akan tetapi tidak menggantikan posisi kamera. Apalagi sekarang sudah hadir sebuah kamera mirrorless, dengan bentuk yang ringkas dan punya keahlian fleksibilitas lensa yang bisa diganti-ganti seperti pada kamera DSLR. Perusahaan kamera yang berasal dari Jepang yaitu Fujifilm sudah merilis kamera mirrorless terbaru ke Indonesia – Fujifilm X-T100. Produk ini masuk ke dalam kategori low to mid. Memiliki konsep yaitu kamera mirrorless yang terbentuk dari bentuk ala kamera DSLR. Dilengkapi dengan fitur utama seperti adanya electronic view finder, perangkat ini dikhususkan untuk anda yang masih memakai kamera DSLR agar berpindah ke kamera mirrorless.

  • Fitur dan Spesifikasi Fujifilm X-T100

Di dalam Fujifilm X-T100 terdapat sensor APS-C ukuran 24,2-megapixel yang digabungkan dengan teknologi reproduksi warna milik Fujifilm. Ada 11 variasi mode film simulation serta 17 variasi advanced filters. Fujifilm X-T100 juga sudah dilengkapi RAM 8GB, dan sistem deteksi gerakan autofokus dan algoritma autofokus teranyar yang membuatnya jadi lebih cepat serta lebih akurat dalam mencari titik fokus.

Pada seri ini, SR+ Auto Mode sudah menggabungkan teknologi pengenal subjek dan gambar. Fungsi otomatis ini membuat X-T100 jauh lebih  mudah digunakan oleh siapapun. Pada kamera ini memberikan pengaturan ISO dari ISO 200 sampai ISO 12800 yang bisa diekspans dari ISO 100 sampai ISO 51200 dan bisa melakukan shooting 6fps pada 26 frame.

  • Hands-on Fujifilm X-T100

Kamera mirrorless ini mepunyai dimensi yang simple (121x83x47,4 mm) dengan bentuk stylish dengan gaya retro yang identik dengan seri X-T, memiliki tiga tombol kontrol pada bagian atas. Beratnya sendiri mencapai 448 gram dan terbuat dengan rangka alumunium anti-karat. Menurut saya cukup berat akan tetapi dengan build quality yang baik. Namun hal ini sepertinya bukan kekurangan. Berat tersebut justru menghadirkan kesan padat, solid, serta feel yang mantap dalam pegangan tangan dan nyaman saat dipakai untuk memotret.

Selain itu kamera ini juga dilengkapi dengan layar LCD sentuh 3 inci yang bisa digerakkan secara horizontal sampai dengan 177 derajat, mempunyai port 2.5mm dan hotshoe. Sehingga gampang untuk membuat vlog, Anda memakai external microphone untuk menghasilkan kualitas audio yang lebih baik. Untuk menghasilkan kualitas perekaman videonya, kamera ini bisa merekam video format 4K pada 15fps sampai sekitar 30 menit, video Full HD sampai 59,94fps, dan video slow motion sampai 4x di resolusi HD 720p. Kamera tipe ini memiliki daya tahan baterai sendiri disebut tahan lama, untuk sekali charge bisa dipakai untuk memotret sampai sekitar 430 foto. Dengan konektivitas WiFi dan Bluetooth yang dimilikinya, hasil foto dan video bisa dialihkan dengan ganpang ke smartphone.